MEDAN — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara membuka pendaftaran bakal calon Ketua Golkar Sumut untuk Musyawarah Daerah (Musda) ke‑XI periode 2025–2030 mulai 28 Januari 2026. Tahapan ini menjadi awal proses pemilihan ketua yang akan memimpin organisasi partai di wilayah tersebut.
Pendaftaran akan berlangsung hingga 30 Januari pukul 21.00 WIB, menyusul penetapan jadwal Musda yang direncanakan berlangsung 31 Januari hingga 2 Februari 2026 di Medan. Jadwal dan ketentuan ini merupakan hasil keputusan internal partai untuk mempersiapkan forum pemilihan kepengurusan baru.
Komite Steering Committee Musda Golkar Sumut menyebutkan, proses pendaftaran calon diawali sejak pembukaan yang berlangsung hari ini dan akan ditutup sesuai jadwal. Setiap calon Ketua DPD Golkar Sumut diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan organisasi. Di antara persyaratan itu adalah dukungan minimal 30 persen dari total pemegang suara sebanyak 39 suara yang terdiri dari pengurus DPD provinsi, DPD kabupaten/kota, organisasi sayap dan pendiri Partai Golkar, serta Dewan Pertimbangan partai.
Panitia penyelenggara juga telah menetapkan syarat administratif lain yang harus dipenuhi oleh bakal calon. Kriteria itu mencakup keanggotaan aktif minimal lima tahun, pendidikan minimal strata satu (S1), rekam jejak yang tidak tercela, serta pengalaman kepengurusan partai pada tingkat tertentu.
Meski Musda belum digelar, dinamika internal mulai terlihat dengan dua nama yang mencuat sebagai kandidat potensial, yakni Hendri Yanto Sitorus, Bupati Labuhanbatu Utara, dan Andar Amin Harahap, anggota DPR RI, yang disebut sedang menyiapkan dukungan di kabupaten/kota se‑Sumatera Utara.
Pemilihan Ketua DPD Golkar Sumut diyakini menjadi momen penting dalam konsolidasi partai menjelang agenda politik nasional dan regional mendatang, termasuk dalam penyusunan strategi partai di Sumatera Utara.


